Tantangan dan Hambatan Belajar dari Rumah | Kamu Setuju ?

Hallo rekan-rekan semua, kali ini BatasKetik akan sharing mengenai tantangan dan hambatan belajar dari rumah. Ya, seperti yang rekan-rekan ketahui semua bahwa kegiatan yang berbau “sekolah” bagi siswa kini dilakukan di rumah.

Semenjak adanya wabah yang melanda Dunia ini, berbagai kebijakan bermunculan hingga akhirnya timbul lah kegiatan belajar dari rumah.

BatasKetik akan memberikan opini terkait tantangan dan hambatan belajar dari rumah.


Hambatan Belajar dari Rumah

Menurut saya, berikut tantangan dan hambatan belajar dari rumah:

1. Sinyal Intenet

Jaringan Internet - Tantangan dan Hambatan belajar dari rumah

Menurut pengalaman pribadi berdiskusi dengan beberapa guru di sebuah sekolah, masih ada siswa yang tidak begitu berpartisipasi aktif dalam pembelajaran karena daerah tempat tinggalnya tidak terjamah oleh sinyal internet. Bahkan, ada yang lebih memilih untuk mencari rumput liar untuk pakan atau kayu bakar daripada pusing memikirkan sinyal internet.


2. Tidak Punya Gawai / Gawai yang tidak Mendukung

Selain sinyal Internet yang tidak dapat menjamah wilayah di pelosok, tidak memiliki gawai yang mendukung juga menjadi tantangan lain dalam proses belajar dari rumah. Pada umumnya, para guru menggunakan fasilitas google classroom untuk melakukan kegiatan pembelajarannya. Hal itu dibarengi dengan media Whatsapp atau aplikasi seperti zoom dan google meet.

Penggunaan aplikasi yang disebutkan di atas, tentu harus menggunakan gawai yang mumpuni. Gawai yang dimiliki juga sekarang ini minimal harus berbasis Android agar dapat menggunakan aplikasi tersebut.

Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga yang memiliki kemampuan ekonomi yang rendah. Di tambah berbagai masalah keuangan yang muncul akibat adanya wabah ini, jangankan untuk membeli gawai yang canggih, untuk bisa hidup pun harus berjuang keras.


Baca Juga : Cerita Pengalaman Belajar dari Rumah – Ada yang pernah ngalamin ??


3. Kuota Internet

Ini nih yang paling ramai dikeluhkan oleh para siswa. Tugas yang bertebaran. Harus melihat materi, modul di internet. Video dari berbagai situs dan kanal di Youtube. Hal ini tentu harus dilakukan dengan persiapan kuota internet yang besar.

Harga kuota sekarang memang tidak semahal dulu. Namun, jika dikonsumsi dengan skala yang banyak tentu akan memakan biaya yang besar juga.

Puji syukur Alhamdulillah kini telah ada rencana bantuan dari Kemendikbud untuk Kuota Internet. Hanya saja kuota tersebut tidak diberikan secara serentak. Sehingga ada yang sudah dapat dan tidak. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri, mengingat waktu belajar masih dilaksanakan serentak dan memiliki jangka waktu pengerjaan.


4. Kemampuan akan Menggunakan Teknologi

Jika dilihat dari kemampuan siswa, maka kemampuan dalam penggunaan gawai mungkin tidak terlalu jadi hambatan meskipun mungkin ada yang baru mengenai gawai. Dimana ada siswa yang kurang menguasai teknologi pun, nantinya mereka akan dengan cepat mengikuti arahan gurunya.

Namun, yang menjadi problem utama justru dari pihak guru nya. Guru yang belum dapat menggunakan aplikasi seperti zoom, Google Meet dan Classroom atau aplikasi belajar lainnya tentu akan mengurangi pengalaman belajar siswa.


5. Perhatian dan Pendampingan Orang Tua

Yang satu ini memiliki peranan penting dalam mengawasi ana dalam belajar. Namun, sekarang ini banyak orang tua yang memiliki waktu yang sedikit untuk di rumah. Hal ini menjadikan kurangnya pengawasan dan pendampingan untuk Anak agar mau belajar.

Terutama anak di usia dini yang melakukan pendidikan dasar. Peranan orang tua untuk mendampingi anaknya belajar sangat memiliki pengaruh yang besar.


Tantangan Belajar dari Rumah

Menurut saya, yang menjadi tantangan dalam pelaksanaan program belajar dari rumah adalah dari segi kualitasnya. Dalam keadaan pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah ini timbul banyak pertanyaan

Apakah kualitasnya sama dengan pembelajaran tatap muka? Atau bahkan bisa lebih baik dari tatap muka?

Hal inilah yang menjadi tantangan bagi semua pihak. Semua pihak harus dapat bersinergi agar kualitas pendidikan dalam program belajar dari rumah atau pembelajaran jarak jauh ini dapat meningkat menjadi lebih baik.


Demikian opini mengenai tantangan dan hambatan belajar dari rumah yang dapat BatasKetik bagikan kepada rekan-rekan semua. Semoga bermanfaat. Terima kasih telah berkunjung ke BatasKetik.

Tinggalkan Balasan