Penyakit Saluran Pernapasan | Pengertian & Infeksi Saluran Atas / Bawah

Penyakit Saluran Pernapasan | Pengertian & Infeksi Saluran Atas / Bawah

Penyakit saluran pernapasan memang membuat kita merasa tidak nyaman. Sesak pada bagian dada atau kesulitan saat menapas merupakan hal yang sangat menjengkelkan. Muda maupun tua mempunyai kemungkinan terkena penyakit ini apabila sistem imun tubuh tidak kuat.

Apa itu Penyakit saluran pernapasan

Apa itu Penyakit saluran pernapasan

Penyakit saluran pernapasan adalah suatu gangguan atau infeksi yang terjadi pada bagian saluran pernapasan yang diakibatkan karena adanya virus yang menyerang.

Normalnya, manusia dapat bernapas setidaknya 12-20 kali untuk setiap menitnya. Namun, adanya Virus yang menyerang bagian pernapasan tersebut membuat sistem pernapasan atau respirasi kita menjadi terganggu.


Penyakit saluran pernapasan manusia

Penyakit saluran pernapasan manusia

Sistem repirasi memiliki peranan yang penting untuk kehidupan. Pada sistem ini terjadi pertukaran antara udara yang tidak dibutuhkan tubuh dengan oksigen. Selain sebagai indra penciuman dan penghasil suara, sistem pernapasan juga berfungsi untuk menyesuaikan suhu dan kelembaban tubuh dengan udara di sekitarnya.

Agar sistem repirasi ini berjalan dengan baik, saluran pernapasan yang sehat sangatlah penting. Namun, adanya serangan dari virus membuat beberapa gangguan/penyakit dapat terjadi pada saluran pernapasan ini.

Saluran pernapasan terbagi menjadi dua bagian, yaitu atas dan bawah. Saluran pernapasan bagian atas meliputi area mulut, hidung, tenggorokan, laring dan trakea. Sedangkan, untuk saluran pernapasan bagian bawah meliputi area bronkus (cabang tenggorok), bronkiolus dan alveoli di paru-paru.


Baca Juga : Sudah tahu? Ini Dia 5 Penyakit Pada Lansia Yang Perlu Kamu Waspadai


A. Penyakit saluran pernapasan bagian atas

penyakit saluran pernapasan bagian atas

Virus atau bakteri yang dapat menyebabkan penyakit saluran pernapasan atas adalah influenza dan parainfluenza, thinoviruses, epstein-barr virus (EBV), respiratory syncytial Virus (RSV), Streptococcus grup A, Pertussis, serta Diphteria.

Berikut beberapa penyakit saluran pernapasan bagian atas:

1. Flu (influenza) / Pilek

Flu (influenza) / Pilek

Penyakit ini mudah sekali hinggap pada diri seseorang saat ketebalan imun kita terganggu. Flu termasuk kedalam penyakit saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus. Oleh sebab itu, virus ini mudah sekali menular. Penularannya bisa melalui kontak langsung dengan cairan yang keluar langsung dari penderita saat batuk atau bersin.

2. Faringitis

Faringitis

Penyakit ini terjadi pada salah satu organ di dalam tenggorokan yang menghubungkan rongga belakang hidung dengan bagian belakang mulut. Ketika seseorang terkena inflamasi atau peradangan pada faring, tenggorokan akan terasa gatal dan sulit menelan.

Faringhitis dapat menular melalui udara atau melalui benda-benda yang terkontaminasi oleh virus dan bakteri. Misalnya, ketika seseorang menghirup udara yang terdapat butiran air ludah atau sekresi penderita faranghitis, maka orang tersebut akan turut terkena penyakit ini.

3. Laringitis

laringitis
sumber gambar : my24hours.net

Gangguan pernapasan ini terjadi pada bagian laring atau pita suara. Peradangan pada laring pada umumnya disebabkan akibat penggunaan pita suara yang berlebihan, iritasi atau infeksi. Gejala umum yang dapat dirasakan oleh penderitanya adalah suara serak atau bahkan hilang sama sekali.

4. Sinusitis

sinusitis
sumber gambar : medicalnewstoday.com

Penyakit ini merupakan infeksi dan pembengkakan pada sinus akibar adanya penyumbatan di dalamnya. Bila sudah sampai pada tahap kronis, penyakit ini dapat mengganggu saluran pernapasan dan menyebabkan lendir. Penderita akan kesulitan bernapas dan area mata atau wajah dapat terasa membengkak/nyeri.

5. Tonsillitis

tonsillitis

Penyakit ini sering dikenal dengan nama radang amandel. Hal ini dapat terjadi akibat infeksi dari virus. Radang amandel terjadi dengan ditandai oleh rasa sakit kepala, suara serak, demam, bau mulut dan batuk. Segera tangani amandel dengan cara yang tepat. Konsultasi dengan dokter merupakan jalan terbaik untuk mengatasinya.

Apabila amandel tidak ditangani dengan tepat, maka akan muncul komplikasi dari amandel. Penderita akan mengalami kesulitan bernafas atau menelan, apnea tidur dan muncul nanah pada amandel.

B. Penyakit saluran pernapasan bagian bawah

penyakit saluran pernapasan bagian bawah

Virus atau bakteri yang dapat menyebabkan penyakit saluran pernapasan atas adalah Influenza A, Human metapneumovirus (hMPV), Respiratory syncytial virus (RSV), Varicella-zoster virus (VZV), H. influenzae, Streptococcus pneumoniae, Klebsiella pneumoniae, Staphylococcus aureus, Enterobacteria dan bakteri anaerob.

Berikut beberapa penyakit saluran pernapasan bagian bawah:

1. Bronkitis

bronkitis
sumber gambar : resellerpropolis.com

Gangguan ini terjadi pada saluran udara keluar dan masuk dari paru-paru. Orang yang mengalami peradangan pada bronkus memiliki gejala umum yaitu batuk berdahak. Terkadang dahak yang dikeluarkan bisa berubah warna.

2. Bronkiolitis

Bronkiolitis
sumber gambar : halodoc.com

Gangguan Bronkiolitis pada umumnya terjadi pada bayi sampai anak-anak usia dua tahun ke bawah. Bronkiolitis merupakan infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan. Infeksi ini dapat menyebabkan radang dan penyumbatan pada bronkiolus atau saluran pernapasan kecil di dalam paru-paru.

Ciri-ciri penyakit saluran pernapasan bronkiolitis adalah anak akan terlihat seperti sedang pilek biasa dengan gejala batuk ringan dan hidung meler. Jika gejala tersebut berkembang, maka anak akan mengalami batuk kering yang disertai dengan mengi dan demam. Anak juga akan mengalami susah makan.

Penyebab dari bronkiolitis adalah virus. Jenis virus yang sering menyebabkannya adalah respiratory syncytial virus (RSV). Penyakit ini dapat menular dari penderitanya melalui percikan air liur dari batuk atau bersin. Selain itu, penyakit ini juga dapat menular melalui perantara dari sebuah barang yang terkena paparan virus. Misalnya mainan atau barang-barang yang telah terkontaminasi virus akibat dipegang dan menyentuh mulut penderita.

3. Pneumonia

Pneumonia
sumber gambar : health.harvard.edu

Penyakit ini dikenal dengan radang paru-paru. Peradangan tersebut terjadi diakibatkan infeksi. Pada umumnya, orang yang terkena penyakit pneumonia memiliki gejala batuk berdahak, demam dan sesak napas. Tanda lain dari penyakit ini adalah dahak yang kental dengan warna kunging, hijau atau bernoda darah.

4. Kanker paru-paru

Kanker Paru-Paru
gambar : sumber.com

Penyakit kanker paru-paru merupakan salah satu jenis penyakit yang paling berbahaya. Bahkan hingga saat ini angka kematian akibat penyakit ini sangatlah tinggi. Gangguan ini dapat termasuk sebagai penyakit pernapasan akibat pencemaran udara. Hal ini dikarenakan selain karena adanya riwayat kanker pada keluarga, penyakit ini erat sekali berakaitan dengan polusi udara.

Seseorang yang menghirup udara berpolusi dalam jangka panjang dapat terkena penyakit ini. Selain itu, riwayat paparan zat kimia dan gas beracun seperti asbestos dan randon atau merokok dapat menjadi penyebab kanker paru-paru.

5. Emfisema

emfisema
sumber gambar : kondisiumum.com

Gangguan yang satu ini termasuk kedalam penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Penyakit ini menyerang alveoli (kantung udara). Tidak ada gejala yang khas dari penyakit ini. Seiring bertambahnya waktu, biasanya orang yang terkena emfisema akan merasakan sesak saat bernapas.

6. Asma

asma
sumber gambar : 1health.id

Gangguan Asma disebabkan karena adanya penyempitan saluran pernapasan. Ciri-ciri penyakit saluran pernapasan asma adalah sesak yang dibarengi dengan mengi (wheezing). Mengi tersebut merupakan suara khas bernada tinggi saat penderita mengeluarkan napas.


Itulah macam-macam penyakit saluran pernapasan yang dapat terjadi pada manusia. Semoga kita selalu senantiasa diberikan kesehatan. Terimakasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat.

Leave a Comment