Dinamika Penduduk Eropa | Jumlah, Distribusi, dan Komposisinya

Halo semua, kali ini batas ketik akan sharing terkait dinamika penduduk Eropa. Pada artikel ini akan membahas jumlah dan sebaran penduduk, komposisi dan budaya dari Benua Eropa.

Ok, bagi yang belum tahu pengertian dari dinamika penduduk, kami sarankan rekan-rekan semua agar membaca dulu materinya disini.


Dinamika Penduduk Eropa

Penduduk Eropa senantiasa mengalami perubahan dari aspek jumlah, distribusi dan komposisinya. Perubahan tersebut terjadi karena adanya faktor perpindahan penduduk, kelahiran, dan kematian.

Perubahan penduduk Eropa dari aspek jumlah, distribusi dan komposisi tersebut dapat dikatakan sebagai dinamika penduduk Eropa

Nahh, untuk mengetahui lebih lanjut terkait dinamika penduduk Eropa, yuk kita simak pembahasan selanjutnya.


Jumlah Penduduk Eropa

Jumlah penduduk Eropa mencapai 730.000.000 jiwa pada tahun 2005. Kemudian dalam kurun waktu 10 tahun yaitu pada tahun 2015 terjadi penambahan penduduk sebesar 12.000.000 jiwa sehingga banyaknya penduduk menjadi 742.000.000 jiwa.

Perlu diketahui juga, dikutip dari laman fusion bahwa Eropa menjadi wilayah tujuan migrasi penduduk dari berbagai negara. Khususnya untuk negara-negara Afrika Utara dan Timur Tengah yang berkonflik.

Pada tahun 2015, sebesar 836.000 orang datang ke Eropa. Terlebih khusus untuk Jerman, Inggris, dan Swedia.

Kemudian, daerah konflik seperti Syiria, Irak, Mesir dan beberapa negara lainnya menjadi penyumbang utama migran ke Eropa. Mereka melakukan perpindahan tersebut dengan tujuan untuk mendapatkan tempat yang lebih aman dan dapat menjanjikan kehidupan yang lebih baik. Bahkan dalam perjalanannya, banyak sekali pengungsi yang meninggal di lautan karena perahu yang seadanya.


Laju Pertumbuhan Penduduk Eropa

Pertambahan penduduk di Eropa ternyata lebih rendah dari Asia dan Amerika. Hal tersebut dapat dilihat dari angka kelahiran dan kematian yang lebih kecil dari benua Asia dan Amerika yaitu angka kelahiran sebanyak 11 jiwa per 1.000 penduduk dan angka kematian sebanyak 11 kematian per 1.000 penduduk.

Migrasi dari benua lain yang masuk ke Eropa mengakibatkan bertambahnya penduduk di Eropa. Dari beberapa hal tersebut dapat diketahui bahwa laju pertumbuhan penduduk di Eropa hanya mencapai 0,2% per tahun.


Sebaran Penduduk Eropa

Penduduk Eropa tersebar di sejumlah wilayah, namun pada umumnya konsentrasi penduduk berada di Eropa Utara, Selatan dan Barat. Selain itu, konsentrasi penduduk  juga tampak di kota-kota besar dan sekitarnya seperti di Amsterdam, Brussel, London, Madrid dan Warsawa.

Sedangkan konsentrasi penduduk di Jerman tidak hanya sekitar pantai, akan tetapi sampai pedalaman juga dikarenakan banyaknya kota dan industri yang dibangun. Begitu pula dengan Kota Madrid memiliki konsentrasi penduduk yang tinggi meskipun berada jauh di pedalaman.


Komposisi Penduduk Eropa

Komposisi penduduk Benua Eropa dapat ditinjau dari dua aspek, yaitu berdasarkan usia dan berdasarkan rasnya.

Yuk kita simak penjelasan berikutnya.

Komposisi penduduk Benua Eropa Berdasarkan Usia

Berdasarkan usianya, penduduk benua Eropa memiliki 16 persen yang berusia kurang dari 15 tahun dan sebesar 17 persen berusia 65 tahun atau lebih.

Angka tersebut menunjukan bahwa 33 persen penduduk Eropa termasuk kedalam kategori tidak produktif. Sedangkan sisanya sebesar 67 persen penduduknya termasuk penduduk kelompok produktif karena berusia antara 15 tahun sampai 65 tahun.

Komposisi penduduk Benua Eropa Berdasarkan Ras

Penduduk Eropa memiliki keragaman ras. Namun, sebagian besar penduduknya termasuk kedalam keturunan induk bangsa Kaukasoid yang kemudian terbagi menjadi beberapa suku bangsa.

Berdasarkan ciri fisiknya, Penduduk Eropa dikelompokkan menjadi 5 suku bangsa yaitu :

  1. Suku Nordik
    Ciri dari suku ini adalah rambutnya pirang, matanya yang biru, tengkoraknya yang panjang dan mukanya yang sempit. Mereka banyak berdiam di Eropa Barat dan Eropa Utara, yaitu Norwegia, Inggris, Belanda, Denmark, Belgia, Swedia, dan Jerman bagian utara.
  2. Suku Alpen
    Ciri dari suku Alpen adalah rambutnya yang hitam, mata hitam, tengkorak yang lebar dan tidak terlalu tinggi. Suku Alpen banyak ditemukan di Eropa Tengah dan Eropa Selatan, yaitu Swiss, Perancis, Polandia, Austria, dan Jerman bagian selatan.
  3. Suku Mediteran
    Ciri fisik dari suku Mediteran adalah rambut hitam, mata hitam, badan dan tengkorak yang menyerupai bangsa Nordik. Mediteran dapat ditemukan di kawasan Eropa Selatan, yaitu Yunani, Portugis, Italia dan Spanyol.
  4. Suku Slavia
    Ciri Fisik dari suku Slavia menyerupai bangsa Alpen. Mereka banyak ditemukan di Eropa Timur yaitu Kroasia, Bulgaria, Serbia, Ceko, Montonegro, Rusia, Slovakia dan Ukraina.
  5. Suku Dinarik
    Ciri fisik dari suku Dinarik adalah rambutnya yang gelap. Suku ini banyak ditemukan di Rumania.

Baca Juga : Dinamika Penduduk Afrika | Jumlah, Distribusi, dan Komposisinya


Kualitas Penduduk Eropa

Pada umumnya, penduduk Eropa memiliki kualitas hidup yang tinggi dan sangat tinggi. Negara di Benua Eropa yang termasuk memiliki kualitas sangat tinggi umumnya berada di Eropa Barat, Utara, dan Selatan. Kemudian, untuk Negara di Benua Eropa yang termasuk memiliki kualitas tinggi pada umumnya berada di Eropa Timur.

Negara dengan kualitas penduduk sangat tinggi diantaranya adalah Inggris, Perancis, Jerman, dan Spanyol. Sedangkan, Negara dengan kualitas penduduk tinggi diantaranya adalah Rumania, Bulgaria dan Ukraina.


Budaya, Bahasa, dan Agama Penduduk Eropa

Ok, sekarang mari kita bahas point-point penting dalam budaya, bahasa dan Agama dari penduduk Benua Eropa.

Budaya

Bukan hanya bahasa, Budaya dari penduduk Eropa juga beragam. Eropa memiliki beragam budaya dalam aspek seni dan makanan.

Karya seni dari penduduk Eropa telah lama berkembang. Bahkan, mereka berkembang sejak zaman prasejarah dalam bentuk lukisan gua dan lukisan batu. Setelah pra sejarah, periode berikutnya merupakan periode Klasik, Bizantium, Abad Pertengahan, Gotik, Renaisance, Barok, Rokoko, Neoklasik, Modern, dan Paska Modern.

Sumber budaya Eropa adalah Romawi dan Yunani. Khususnya bidang filsafat, Eropa memiliki bidang keilmuan yang sangat terkemuka.

Bahasa

Penduduk Benua Eropa memiliki banyak ragam bahasa. Masing-masing Negara di Eropa memiliki bahasanya sendiri. Kebanyakan negara mereka memiliki setidaknya satu bahasa resmi. Bahasa Internasional mereka adalah Bahasa Inggris.

Bahasa terbesar di Eropa adalah Rusia yang kemudian diikuti oleh Jerman. Selain itu, ada juga bahasa yang digunakan secara regional ataupun lokal. Beberapa bahasa lainnya yang ada di Eropa adalah Spanyol, Portugis, Belanda dan Perancis.

Agama

Penduduk Eropa menganut berbagai ragam Agama. Jumlah terbanyak adalah beraga Katolik Roma. Mereka tersebar di Perancis, Spanyol, Portuga, Irlandia, Italia, Belgia, Jerman bagian selatan, dan Polandia.

Pemeluk agama tebesar ke dua adalah Kristen Protestan. Mereka sebagian besar berada di negara-negara Eropa Utara dan Eropa Tengah seperti Inggris, Skotlandia, Jerman bagian Utara, Belanda dan negara-negara Skandinavia.

Pemeluk agama terbesar ke tiga adalah Kristen Ortodoks. Mereka pada umumnya tinggal di Rusia, Ukraina, Belarusia, Yunani, Rumaia, Bulgaria, serta Montenegro dan Serbia.

Pada setiap Negara di Eropa banyak komunitas pemeluk Yahudi. Jumlah terbanyak mereka berada di Rusia. Sedangkan, Agama Islam banyak di anut oleh penduduk Eropa Timur. Negara dengan jumlah pembeluk Islam terbanyak adalah Bosnia an Albania. Kemudian, Islam juga menjadi Agama terbanyak ke dua di negara Jerman, Perancis, dan Belanda.


FAQ Dinamika Penduduk Eropa

Beberapa negara di Eropa menunjukan kecenderungan pertumbuhan penduduk yang rendah. Carilah informasi untuk menjelaskan fenomena tersebut

Pertumbuhan penduduk yang rendah di beberapa negara Eropa disebabkan karena :

  • Biaya hidup yang tinggi di Negara-Negara Eropa yang membuat banyak keluarga yang membatasi kelahiran untuk menekan jumlah pengeluaran keluarga.
  • Penduduk usia produktif mereka cenderung lebih mementingkan karir dan pekerjaan daripada menikah. Sehingga, mereka pada umumnya menunda masa menikah.
  • Teknologi kesehatan yang mumpuni sehingga mampu untuk mengontrol angka kelahiran.
  • Gaya hidup yang bebas dan liberal membuat masyarakat melakukan hubungan untuk mengejar kesenangan tanpa harus memiliki anak. Sehingga, banyak yang meninggalkan fungsi-fungsi keluarga.

Carilah informasi tentang contoh-contoh budaya Eropa berdasarkan negaranya. Kemudian, tuliskan informasi tersebut dalam bentuk tabel berikut :

Negara Inggris

No.KategoriContoh Produk Budaya yang DiadopsiDeskripsi
1.Seni (Musik, Arsitektur, Alat Musik)Gaya TudorGaya arsitektur khas Inggris yang banyak ditemukan dari banguan-bangunan kuno peninggalan masa penjajahan Hindia Belanda di Indonesia
2.PakaianKiltPakaian khas inggris untuk Pria dengan setelan jas dan bahwan yang hampir mirip layaknya rok wanita. Pakaian ini sering digunakan oleh pemain band musik Indonesia untuk tampil di panggung musik Nasional.
3.OlahragaSepak BolaDiperkenalkan pertama kali oleh Inggris. Olahraga sepak bola merupakan olahraga populer di Indonesia. Bahkan, banyak kompetisi hingga liga tingkat Nasional yang dilaksanakan di Indonesia.
4.MakananKeju CheddarBanyak dikonsumsi di Indonesia, keju khas inggris ini kini mulai banyak di produksi di Indonesia

Negara Spanyol

No.KategoriContoh Produk Budaya yang DiadopsiDeskripsi
1.Seni (Musik, Arsitektur, Alat Musik)Gitar FlamencoHampir mirip layaknya gitar akustik. Alat ini sering digunakan oleh pemusik Indonesia untuk pertunjukan musik. Tidak hanya disana, alat musik ini juga banyak digunakan untuk menciptakan lagu.
2.PakaianBusana FlamencoBaju ini diadopsi oleh Indonesia untuk model baju pengantin. Bentuknya rok panjang berlapis-lapis.
3.OlahragaJai-AlaiAturan main dari olahraga ini adalah mementalkan bola ke tembok agar lawan main tidak bisa mengembalikan pentalan tadi. Olahraga khas Spanyol ini pernah dimainkan di daerah sekitar Jakarta.
4.MakananTortilla EspanolaBentuknya seperti Omelet yang hampir mirip seperti Pizza. Makanan ini banyak ditemukan di restoran-restoran bergaya Spanyol di Indonesia

Carilah contoh-contoh tersebut di Internet atau secara langsung memotretnya di lingkungan sekitar kalian.


Demikian pembahasan mengenai dinamika penduduk Eropa. Semoga bermanfaat bagi kalian yang sedang mempelajarinya. Terimakasih telah berkunjung ke batasketik.

Tinggalkan Balasan