Pengertian Dinamika Penduduk dan Faktor Yang Mempengaruhinya

Halo semuanya, kali ini batas ketik akan sharing mengenai pengertian dinamika penduduk. Pada artikel ini, kita akan membahas pengertian dinamika penduduk dan faktor yang mempengaruhinya.

Selain itu, batas ketik juga akan sharing terkait perbedaan dinamika penduduk dengan komposisi penduduk. Kemudian, perbedaan dinamika penduduk dengan ledakan penduduk.

Yuk kita simak ulasan berikut ini !


Apa Pengertian Dinamika Penduduk?

Pengertian dinamika penduduk adalah perubahan keadaan penduduk baik dari sisi jumlah, distribusi, dan komposisinya.

Hal tersebut terjadi karena adanya beberapa faktor yang mempengaruhi sehingga penduduk mengalami dinamika.

Dinamika penduduk sering menjadi pusat perhatian dalam suatu negara. Hal ini dapat menentukan perkembangan dari negara tersebut.

Misal, dinamika penduduk dari jumlah. Tingkat penduduk yang bertambah besar tanpa dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi yang seimbang akan berakibat sumber daya manusia menjadi rendah. SDM yang rendah tentu akan menghambat perkembangan dari sebuah Negara.

Lalu, darimana kita bisa tahu data mengenai dinamika penduduk?

Data dinamika penduduk dapat diperoleh melalui sensus, registrasi dan survey penduduk.


Faktor-Faktor Apa Saja Yang Mempengaruhi Dinamika Penduduk?

Faktor-Faktor yang mempengaruhi dinamika penduduk adalah :

  • Kelahiran
  • Kematian
  • Perpindahan Penduduk

1. Kelahiran

Kelahiran Bayi

Faktor dinamika penduduk yang pertama adalah kelahiran. Faktor ini mempengaruhi dinamika penduduk. Adanya kelahiran membuat bertambahnya jumlah penduduk.

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kelahiran dapat bertambah, yaitu :

  • Kepercayaan akan “banyak anak banyak rezeki”
  • Ingin mendapatkan keturunan yang banyak
  • Ingin membantu orang tua mencari nafkah
  • Mengangkat status sosial keluarga
  • Kawin di usia muda

Beberapa faktor yang menyebabkan angka kelahiran terhambat, yaitu :

  • Penerapan program keluarga berencana (KB)
  • Penundaan usia perkawinan karena karir atau pendidikan
  • Adanya Undang-Undang yang membatasi dan mengatur usia pernikahan

Kelahiran dapat ditinjau dari angka kelahirannya. Angka kelahiran dibedakan menjadi 3, yaitu :

  1. Angka kelahiran kasar, yaitu : angka yang menunjukan jumlah kelahiran bayi setiap 1.000 penduduk.
    Dikutip dari halaman Badan Pusat Statistik, kita dapat menghitung angka kelahiran kasar menggunakan rumus :
    \(CBR=\frac{B}{P}~\times 1.000\)
    Keterangan :
    B = Jumlah Kelahiran
    P = Jumlah penduduk pada pertengahan tahun ; dengan P = (P0+P1)/2
    P0 = Jumlah penduduk pada awal tahun
    P1 = Jumlah penduduk pada akhir tahun
    Dikategorikan kedalam 3 macam :
    – Rendah, apabila angka kelahiran kasar < 20
    – Sedang, apabila angka kelahiran berkisar diantara 20-30
    -Tinggi, apabila angka kelahiran >30
  2. Angka kelahiran khusus, yaitu : angka yang menunjukan jumlah kelahiran bayi setiap 1.000 penduduk wanita pada kelompok umum yang ditentukan.
  3. Angka Kelahiran umum, yaitu : angka yang menunjukan banyaknya kelahiran 1.000 wanita yang berusia 15-49 tahun dalam satu tahun.

2. Kematian

Pemakaman untuk kematian

Faktor kematian menjadi pengaruh terhadap perkembangan jumlah penduduk. Adanya kematian membuat jumlah penduduk yang ada dapat berkurang.

Faktor yang dapat menunjang kematian penduduk adalah :

  • Fasilitas Kesehatan yang belum memadai
  • Kesadaran akan gizi yang rendah
  • Kejadian bencana alam
  • Peperangan
  • Wabah Penyakit
  • Kriminalitas

Faktor yang dapat menghambat angka kematian adalah:

  • Meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan
  • Fasilitas dan tenaga kesehatan yang memadai
  • Meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya makanan bergizi

Angka kematian atau dikenal juga dengan istilah Crude Death Rate dapat menunjukan angka kematian kasar. Hal tersebut menunjukan banyaknya kematian dalam setiap seribu penduduk yang terjadi pada suatu wilayah dalam kurun waktu tertentu.

Angka kematian kasar dapat memberikan gambaran mengenai keadaan kesejahteraan penduduk dalam jangka waktu tertentu.

Untuk menghitung angka kematian kasar, kita dapat menggunakan rumus berikut :

\(CDR=\frac{D}{P}~\times 1.000\)

Keterangan :

CDR = Crude Death Rate
D = Banyaknya kematian dalam setahun
P = Jumlah penduduk

3. Perpindahan Penduduk

Migrasi

Faktor ini disebut juga dengan migrasi. Perpindahan penduduk terjadi dikarenakan adanya keadaan dari suatu wilayah yang kurang menguntungkan bagi penduduk setempat.

Jenis-Jenis Perpindahan Penduduk

  • Transmigrasi, yaitu suatu program yang dibuat untuk memindahkan penduduk dari suatu daerah yang padat penduduknya ke daerah yang lain di dalam satu wilayah.
  • Imigrasi, yaitu perpindahan orang dari suatu negara ke negara yang lain. Dimana, perpindahan tersebut dilakukan dengan kondisi ia bukan merupakan warga negara dari negara tujuan.
    Imigrasi erat kaitannya dengan menetap di negara tujuan. Hal ini tentu berbeda dengan para turis yang datang dalam jangka waktu pendek ke sebuah negara, maka dari itu para turis tidak dapat disebut imigran.
    Namun, para pekerja yang umumnya bekerja kurang lebih satu tahun sering dianggap sebagai imigran.
  • Emigrasi, yaitu tindakan meninggalkan negara asal untuk menetap di wilayah negara lain. Orang yang melakukan emigrasi mungkin memiliki banyak alasan, seperti dorongan ekonomi, maupun peningkatan kualitas hidupnya.
  • Mengungsi, yaitu perpindahan penduduk yang diakibatkan adanya suatu bencana alam atau musibah. Bencana ini dapat berbentuk banjir, tanah lonsor, gempa bumi, tsunami dan lain sebagainya.
    Selain karena bencana alam, mengungsi juga dapat terjadi akibat adanya kejadian perang, kebocoran nuklir, peledakan bom dan lain sebagainya.
  • Urbanisasi, yaitu perpindahan penduduk yang berasal dari desa ke sebuah kota.

Apa Yang Disebut Dengan Komposisi Penduduk?

Dikutip dari wikipedia, Komposisi Penduduk adalah sebuah data statistik dari kependudukan yang ditinjau dari segi umur dan jenis kelamin.

Jadi, apa perbedaan komposisi penduduk dengan dinamika penduduk?

Perbedaannya adalah komposisi penduduk merupakan bagian yang ditinjau dari dinamika penduduk. Dari pengertiannya pun kita dapat membedakan antara komposisi penduduk dengan dinamika penduduk.


Apa Perbedaan Ledakan Penduduk dan Dinamika Penduduk?

Perbedaan ledakan penduduk dan dinamika penduduk adalah :

  • Ledakan penduduk adalah pertumbuhan penduduk yang meningkat pesat atau melonjak dalam jangka waktu yang relatif pendek.
  • Sedangkan, dinamika penduduk adalah perubahan dari keadaan penduduk baik dari sisi jumlah, distribusi, dan komposisinya.
  • Sehingga dapat dikatakan bahwa, ledakan penduduk merupakan bagian dari dinamika penduduk.

Apa Dampak Dinamika Penduduk Apabila Tidak Di Antisipasi?

Dampak dinamika penduduk apabila tidak di antisipasi adalah:

  1. Laju pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi
  2. Naiknya tingkat kebutuhan
  3. Sumber Daya Manusia Berkualitas Rendah
  4. Banyaknya Pengangguran
  5. Tingkat Kemiskinan Yang Tinggi
  6. Sebaran Penduduk Yang Tidak Merata

Ok, sekarang kita bahas satu persatu.

1. Laju pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi

Pertumbuhan jumlah penduduk merupakan bagian dari dinamika penduduk. Apabila terkontrol dan diantisipasi dengan baik, maka laju pertumbuhannya akan semakin tinggi. Jutaan penduduk yang baru lahir juga akan menjadi beban baru bagi pemerintah atau sumber daya alam yang akan menopang kebutuhan besarnya penduduk.

2. Naiknya tingkat kebutuhan

Meningkatnya jumlah penduduk akibat tidak terkontrolnya dinamika penduduk dapat membuat kebutuhan akan pangan, tempat tinggal, dan keperluan yang lainnya semakin meningkat. Hal ini tentu akan menjadi masalah baru jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi.

3. Banyaknya Pengangguran

Banyaknya jumlah penduduk yang tidak dibarengi dengan lapangan pekerjaan tentu akan menjadi masalah baru. Keadaan yang tidak seimbang dari keduanya akan membuat banyaknya orang yang tidak memiliki pekerjaan atau menganggur.

4. Tingkat Kemiskinan Yang Tinggi

Semakin banyak orang yang menganggur tentu akan membuat tingkat kemiskinan semakin tinggi.

5. Sumber Daya Manusia Berkualitas Rendah

Banyaknya sumber daya manusia yang tidak dibarengi dengan tingkat perekonomian yang bagus tentu akan membuat sumber daya manusia berkualitas rendah. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya negara yang tidak berkembang akibat lemahnya tingkat perekonomian negara tersebut.

6. Sebaran Penduduk Yang Tidak Merata

Banyaknya angka kelahiran, ditambah lagi dengan migrasi penduduk yang tidak terantisipasi dengan baik tentu akan membuat sebaran penduduk tidak merata.

Yang padat penduduk bisa semakin padat, sedangkan yang kurang jumlah penduduknya akan semakin tertinggal.


Itulah pembahasan mengenai pengertian dari dinamika penduduk yang dapat batas ketik bagikan kepada rekan-rekan semua. Semoga bermanfaat bagi rekan-rekan yang sedang mempelajarinya. Terima kasih telah berkunjung.

Tinggalkan Balasan