Arti BPA Free pada Botol Minum, Plastik dan Dot Bayi

Arti BPA Free pada Botol Minum, Plastik dan Dot Bayi

Bagi Anda yang sedang sibuk-sibuknya mencari peralatan bayi atau alat makan tentu penasaran dengan arti BPA Free yang tertera pada produk.

Khususnya peralatan yang berupa botol minuman, dot bayi yang terbuat dari plastik, biasanya telah dicantumkan kode atau tulisan BPA free. Apa arti BPA Free?

Nah, artikel kali ini batas ketik akan sharing terkait apa arti BPA Free juga apa bahaya dari BPA.


Arti BPA Free

Untuk mengenal artinya, mari kita definisikan kata BPA dan Free.

Diambil dari wikipedia, BPA (Bisphenol A) adalah senyawa sintetis organik dengan rumus kimia ((CH3)2C(C6H4OH)2 yang termasuk kedalam kelompok turunan diphenylmethane dan bisphenol, dengan dua kelompok hidroksifenil.

BPA merupakan bahan awal untuk sintesis plastik. Bahan ini memiliki kekuatan yang cukup tangguh. Hal ini membuat bahan ini sering digunakan untuk barang seperti botol minum, dot, peralatan olahraga, CD dan DVD.

Bahan ini juga sering digunakan untuk melapisi pipa air, bagian dalam kaleng makanan atau minuman dan lain sebagainya.

Sekarang, dari kata free, artinya adalah bebas.

Sehingga, apabila kita ambil kesimpulan dari uraian sebelumnya, arti BPA Free adalah suatu label yang digunakan untuk menunjukan bahwa bahan tersebut terbebas dari bahan BPA atau bisphenol-A.


Baca Juga : 4 Rekomendasi Merk Peralatan Makan Bayi


Awal Mulanya Penggunaan BPA

BPA mulai diperkenalkan sejak tahun 1957 sebagai bahan alternatif dalam industri kimia untuk bahan dasar pembuatan plastik dan resin. Hal ini dikarenakan BPA memiliki kekuatan yang bagus, multiguna, tidak mudah terbakar dan merupakan isolator yang baik.

Namun, penggunaan BPA dapat mendatangkan masalah. Partikel-partikel BPA yang digunakan dapat terlepas dan bisa tertelan oleh tubuh manusia. Hasil dari studi menemukan bahwa pada bisphenol – A dapat larut dalam air panas. Hal inilah yang dapat menjadi bahaya bagi manusia. Bahan BPA bahkan telah dilarang keras penggunaannya di Uni Eropa.


Bahaya BPA (Bisphenol A) bagi Kesehatan

Berikan perhatian

Berikut bahaya apabila BPA ini larut dan masuk ke dalam tubuh manusia:

Perubahan Permanen Organ Kemaluan

Hasil dari penelitian menyatakan bahwa ada hubungan terkait bisphenol A dengan dosis rendah dapat menyebabkan perubahan permanen pada organ kemaluan

Ancaman Cacat pada Janin

Senyawa yang terkandung dalam pelembutan plastik dapat mengakibatkan rusaknya sistem peranakan sehingga membuat cacatnya pada janin. Selain itu, pembakaran PVC (salah satu jenis plastik) akan mengeluarkan DEHA yang dapat mengganggu keseimbangan hormon estrogen, dan menyebabkan kerusakan pada kromosom yang menimbulkan cacatnya bayi yang lahir.

Kanker Payudara

Partikel yang terserap oleh tubuh dapat meningkatkan kadar prostat dan penurunan kandungan hormon testoron yang memungkinkan terjadinya kanker payudara.

Ancaman Sistem Saraf

Gangguan ini biasanya sering terjadi pada bayi. Bisphenol-A bisa menyerang sistem saraf pada bayi karena racun neurotosik yang terkandung didalamnya.

Dapat Menjadi Hiperaktif

Kandungan BPA yang terkonsumsi dapat menjadikan seseorang hiperaktif. Hal ini dikarenakan sel prostat yang menjadi lebih sensitif terhadap hormon dan kanker.

Gangguan Reproduksi

Zat BPA yang masuk dalam tubuh dapat mengganggu kesehatan reproduksi seseorang. Hal inilah yang menyebabkan zat BPA berbahaya.

Obesitas

Kegemukan atau obesitas dapat mengancam seseorang yang telah terpapar zat BPA. Hal ini karena senyawa yang terkandung dalam zat BPA dapat menjadi racun sehingga mampu menambahkan kandungan jumlah lemak pada tubuh.

Memicu Kanker

BPA memiliki sifat estrogen sintetis. Hal ini diyakini dapat memicu timbulkan penyakit kanker pada diri seseorang yang terpapar zat BPA.


Pahami Arti BPA Free dan Hal yang penting agar terhindar dari BPA

Bahaya yang ditimbulkan BPA memang tidak bisa dianggap remeh. Nah, agar keluarga Anda dapat terbebas dari bahaya BPA terdapat beberapa hal penting yang dapat Anda lakukan. Berikut hal yang perlu Anda perhatikan:

  1. Pastikan agar barang yang Anda beli terdapat label BPA Free
  2. Beli di tempat yang memang sudah teruji kualitas bahannya
  3. Membeli peralatan yang terbuat dari kaca atau gelas.
  4. Jangan memanaskan makanan atau minuman menggunakan peralatan plastik. Hal ini karena zat BPA dapat mudah lepas jika terkena panas.
  5. Cuci peralatan makan atau minum yang terbuat dari plastik dengan menggunakan spon agar tidak merusak lapisannya
  6. Jangan pernah gunakan botol plastik yang telah tergores atau rusak.
  7. Ada juga referensi yang menyatakan bahwa pilihlah peralatan makanan yang terdapat lambang segitiga dengan nomor 5, 7 atau PP dan PC di dalamnya.
  8. Perhatikan setiap kode dan petunjuk yang tertera pada produk berbahan plastik. Tidak semuanya produk berbahan plastik dapat digunakan secara berulang atau terus menerus. Ada pula produk berbahan plastik yang hanya dapat digunakan untuk sekali pakai. Misalnya seperti botol kemasan pada air minum mineral.

Itulah arti BPA Free, bahaya yang diakibatkannya serta hal yang harus dilakukan agar terhindar dari dampak penggunaan BPA. Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat dan membuat kesadaran bagi kita agar menggunakan peralatan yang terbuat dari plastik sesuai dengan petunjuknya. Terima kasih.

Leave a Comment