Fungsi Akar Tunggang, Pengertian, dan Ciri-cirinya

Fungsi Akar Tunggang, Pengertian, dan Ciri-cirinya

Apakah fungsi akar tunggang? Pernah mendengar tentang akar? Yap, organ ini memang memiliki peranan penting bagi sebuah tumbuhan. Organ tanaman yang tumbuh di bawah permukaan tanah ini memiliki peranan utama dalam hal “bisanya” tanaman tersebut berdiri tegak.

Secara umum, terdapat lima jenis akar yaitu:

  1. Serabut
  2. Tunggang
  3. Gantung
  4. Napas
  5. Pelekat

Masing-masing dari setiap jenis akar tersebut memiliki peranan utamanya masing-masing. Nah, pada artikel kali ini batas ketik akan sharing sedikit mengenai fungsi akar tunggang.

Sebelum kita membahas fungsinya, mari kita kenali pengertian dan ciri-ciri dari akar tunggang itu sendiri.


Pengertian

pengertian

Akar tunggang merupakan akar tanaman yang berbentuk akar besar dan bagian dari kelanjutan batang. Bagian akar besar tersebut merupakan bagian utama yang nantinya pada bagian tersebut akan tumbuh banyak cabang akar yang berukuran lebih kecil dari akar utama.

Akar utama dapat disebut dengan akar primer (akar lembaga). Sedangkan, akar yang kecil disebut dengan akar sekunder (akar cabang).


Ciri-Ciri Akar Tunggang

ciri-ciri akar tunggang

Ciri dari tanaman yang memiliki akar tunggang dapat dengan mudah kita kenali. Berikut ciri-ciri-ciri akar tunggang:

  1. Dimiliki oleh tanaman dikotil atau biji berkeping dua
  2. Kekuatannya terbilang cukup kuat untuk menopang berdirinya sebuah tanaman yang besar, sehingga kokoh walaupun diterpa angin yang kencang.
  3. Mempunyai akar primer. Akar ini merupakan bagian yang terus tumbuh membesar dan memanjang. Hal inilah yang membuat mengapa akar tunggang mampu menahan pohon dalam melawan terjangan angin.

Baca Juga : Pengertian Gerak Nasti dan Macam-Macamnya


Fungsi Akar Tunggang

fungsi dari akar tunggang

Akar tunggang memiliki peranan yang cukup banyak. Fungsi akar tunggang adalah:

  1. Untuk memperkuat tanaman agar tidak mudah roboh. Sehingga, dapat tumbuh dengan kokoh di tempat hidupnya.
  2. Menyerap atau mengangkut air dan zat-zat makanan (unsur hara)
  3. Sebagai alat reproduksi. Contohnya: Tanaman sukun (pada bagian akarnya tumbuh tunas, yang nantinya menjadi individu baru)
  4. Untuk menyimpan cadangan makanan. Contohnya: wortel, ubi dan kentang

Itulah sedikit pembahasan mengenai fungsi akar tunggang pada tumbuhan. Semoga bermanfaat. Terima kasih telah berkunjung. Salam hangat batas ketik.

Leave a Comment