Contoh Akar Tunggang dan Jenisnya | 22 Tumbuhan

Contoh Akar Tunggang dan Jenisnya | 22 Tumbuhan

Contoh Akar Tunggang – Tumbuhan berakar tunggang merupakan sebuah pengelompokan tanaman berdasarkan bentuk akar. Akar tunggang pada umumnya dimiliki oleh tumbuhan yang mempunyai biji berkeping dua atau disebut juga dengan dikotil.

Selain membuat tanaman menjadi kokoh akan terpaan angin, akar tunggang juga dapat dijadikan sebagai tempat cadangan makanan tumbuhan. Anda juga dapat membedakan akar tunggang dengan jenis yang lain melalui ciri-cirinya. Untuk lebih jelasnya Anda dapat membaca : Fungsi Akar Tunggang, Pengertian, dan Ciri-cirinya


Jenis Akar Tunggang

jenis akar tunggang

Adanya percabangan pada akar tunggang, membuatnya dapat kita kelompokan. Berikut jenis akar tunggang :

1. Akar Tunggang Sedikit atau Tidak Bercabang

Akar tunggang ini pada umumnya tidak memiliki percabangan. Fungsi utama dari akar ini biasanya digunakan sebagai tempat untuk penyimpanan makanan. Tumbuhan dengan akar jenis ini biasanya termasuk kedalam tanaman yang bisa dikonsumsi atau dimanfaatkan.

Terdapat beberapa bentuk dari jenis akar tunggang sedikit atau tidak bercabang, yaitu :

a. Berbentuk Tombak (Fusiformis)

Sesuai dengan namanya, bentuk akar dari jenis ini menyerupai layaknya tombak. Dimana pada bagian pangkalnya sedikit besar dan meruncing ke ujung dengan serabut-serabut akar sebagai percabangan.

Contoh tumbuhan berakar tunggang berbentuk tombak adalah wortel dan lobak.

b. Berbentuk Gasing (Napiformis)

Tahu gasing ? Ya, akar jenis ini berbentuk gasing. Dimana, pada bagian pangkal akar terlihat besar membulat. Percabangan yang berupa akar-akar serabut dapat kita lihat pada ujung yang sempit dan meruncing.

Contoh tanaman dari akar tunggang yang berbentuk gasing adalah biet dan bengkuang.

c. Berbentuk Benang (Filiformis)

Akar ini berbentuk kecil dan panjang layaknya akar serabut. Akar jenis ini juga memiliki cabang yang sedikit sekali. Contoh tanaman akar tunggang yang berbentuk benang adalah kratok.

2. Akar Tunggang Bercabang

Jenis akar tunggang ini biasanya memiliki percabangan yang banyak. Bahkan, cabang dari akar tersebut bisa membentuk percabangan lagi. Bentuknya kerucut panjang dan tumbuh lurus ke bawah.

Banyaknya percabangan yang ada dapat membuat pohon dengan jenis akar ini tumbuh kuat. Hal ini dikarenakan adanya perluasan daerah akar sehingga air dan hara yang diserap akan semakin banyak.

Contoh akar tunggang bercabang ini biasanya dapat kita temukan dari tumbuhan dikotil yang diperbanyak secara generatif menggunakan biji.

Nah, jika Anda sudah mengetahui pengertian, fungsi dan ciri-ciri dari akar tunggang. Sekarang mari kita ulas contoh akar tunggang beserta gambarnya.


Baca Juga : Tanaman Cantik Penghias Teras | Coba Deh, Hasilnya Waw Banget !


Contoh Akar Tunggang

22 contoh tumbuhan berakar tunggang

Banyak sekali pohon berakar tunggang yang dapat kita temukan di lingkungan sekitar kita. Contoh akar tunggang adalah :

  1. Pohon Jeruk

    1 - pohon jeruk
    Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di ketinggian 0-400 MDPL dengan suhu antara 25°C – 30 °C. Pohon jeruk bisa tumbuh dengan ketinggian antara 2-15 meter.

    Tanaman ini termasuk ke dalam salah satu jenis semak besar yang memiliki batang atau ranting berduri panjang tapi tidak rapat. Pohon jeruk memiliki daun tunggal berbentuk bulat berwarna hijau dengan tepi yang rata, permukaan licin dan agak berminyak.

  2. Pohon Beringin

    2 - pohon beringin
    Sudah mendengar pohon beringin? Tanaman ini memang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Pohon ini berukuran besar dengan akar tunggang yang sangat kuat dan daun yang rimbun. Pohon ini dapat tumbuh tinggi mencapai 115 hingga 20 meter. Diameter batang pohon ini mampu mencapai 2 meter lebih.

    Uniknya, pohon beringin dapat berkembang biak dengan biji dan memiliki akar gantung. Fungsi dari akar gantung adalah untuk alat pernafasan dari pohon beringin ini.

  3. Kapas

    3 - pohon kapas
    Pohon yang satu ini sudah tidak asing lagi bagi kita. Hal ini karena hasil dari pengolahannya sering kita gunakan. Ya, pohon kapas dibudidayakan di perkebunan sebagai bahan baku tekstil.

    Batang pohon kapas berbentuk silidris dengan batas yang beruas – ruas. Setiap ruas tumbuh daun dan cabang-cabang. Kemudian, pohon ini memiliki akar tunggang yang mampu mencapai 0,75 hingga 1 meter.

  4. Kacang Hijau

    4 - pohon kacang hijau
    Tanaman ini mampu tumbuh hingga mencapai 1 meter dengan cabang yang menyebar ke segala arah. Tumbuhan kacang hijau memiliki akar tunggang yang memiliki cabang. Akarnya menjulur ke bawah permukaan tanah.

    Batang dari pohon ini berukuran kecil dengan bentuk bulat dan berbuku-buku serta memiliki bulu berwarna hijau kemerahan atau kecoklatan. Pada setiap buku pada batang, tumbuh satu tangkai daun.

  5. Wortel


    Pernah makan soup? Biasanya sayuran ini sering ada dalam makanan tersebut. Nah, ternyata wortel termasuk ke dalam tanaman yang memiliki akar tunggang. Akar tersebut digunakan sebagai tempat penyimpanan makanan. Maka dari itu umbi yang merupakan tempat penyimpanan makanan tersebut dapat kita konsumsi.

    Tanaman wortel memang memiliki ukuran yang kecil. Bahkan, batang tumbuhan wortel sangat pendek sehingga hampir tidak nampak. Batangnya berbentuk bulat, tidak berkayu, sedikit keras dengan diameter yang kecil yaitu sekitar 1 hingga 1,5 centimeter.

    Pada umumnya batang tanaman wortel berwarna hijau tua dan tidak bercabang. Batang tanaman wortel ditumbuhi oleh tangkai daun yang berukuran panjang, sehingga terlihat seperti bercabang.

  6. Jambu Biji

    6 - pohon jambu biji
    Tanaman ini sering kita temukan di perkarangan rumah. Pohon jambu biji termasuk kedalam tanaman tropis yang memiliki akar tunggang. Daunnya tunggal dan menyirip berwarna hijau. Jambu biji dapat tumbuh tinggi dengan kisaran 5 hingga 6 meter.

    Dapat kita ketahui pula, tanaman ini memiliki dua jenis buah. Ada pohon jambu biji yang berdaging putih dan ada juga yang merah.

  7. Akasia

    7 - pohon akasia
    Tanaman ini mungkin sedikit asing di telinga kita. Namun, bagi tukang mebel kayu nama tanaman ini pasti sudah biasa terdengar. Hal ini dikarenakan kayu Akasia sering digunakan untuk kerajinan dan keperluan bahan industri mebel.

    Akasia merupakan tumbuhan yang berakar tunggang dengan warna keputihan kotor hingga kecoklatan dengan panjang 5 hingga 10 meter lebih. Akar dari pohon ini juga mampu mencapai kedalaman 3 hingga 5 meter.

    Batang pohon dari Akasia berbentuk bulat memanjang dengan diameter berkisar antara 10 hingga 20 centimeter lebih. Kemudian, batang pohon ini juga memiliki permukaan yang kasar dan berduri tajam. Batangnya, diperkirakan dapat mencapai ketinggian antara 15 hingga 20 meter.

  8. Asam

    asam jawa
    sumber gambar : jurnalasia.com

    Pohon asam merupakan tanaman yang berakar tunggang dengan akar lembaga (Radicula). Akar lembaga dari pohon ini akan tumbuh terus menjadi akar pokok yang bercabang-cabang menjadi akar-akar yang lebih kecil.

    Asam  memiliki batang yang besar dan tinggi. Bagian batang yang keras dan kuat membuatnya disebut dengan batang berkayu. Pohon berbatang bulat dan tegak dengan diameter yang mencapai 2 meter ini memiliki kulit berwarna coklat keabu-abuan dan kasar.

    Biji dari tanaman ini sering kita manfaatkan untuk bumbu atau obat. Bahkan, sekarang ini telah ada minuman yang terbuat dari biji asam ini.

  9. Manggis

    9 - pohon manggis
    sumber gambar : bukalapak.com

    Pohon Manggis dikenal juga dengan pohon hijau abadi dari daerah tropika. Tanaman ini diyakini berasal dari Semenanjung Malaya dan menyebar ke Kepulauan Nusantara. Tanaman ini mampu tumbuh dengan kisaran antara 7 hingga 25 meter.

    Buah Manggis dikenal juga sebagai ratu buah yang merupakan pasangan dari buah durian si raja buah. Buah manggis mengandung antiinflamasi dan antioksidan. Hal inilah yang membuat buah ini dikenal di luar negeri dengan buah yang memiliki kadar antioksidan tertinggi di dunia.

  10. Jati

    pohon jati
    Bagi Anda yang bergulat di bidang kayu atau mebel, tentu sudah mengetahui pohon yang satu ini. Pohon jati dikenal sebagai pohon yang tangguh, dimana tanaman ini dapat hidup di tanah yang kering dan tandus.

    Batang pohon jati memiliki warna coklat kuning hingga coklat kemerahan. Uniknya, daun pohon jati muda akan mengecil saat usia pohon semakin bertambah tua. Daun dengan bentuk elips ini mempunyai ukuran 60-70 x 80-100 cm ketika muda, dan akan mengecil menjadi sekitar 15×20 cm saat menua.

    Kemudian, semakin tua pohon jati, maka diameter dari batangnya akan semakin lebar. Pohon jati dapat tumbuh lama bahkan hingga ratusan tahun.

  11. Rambutan

    pohon rambutan
    sumber gambar : ilmubudidaya.com

    Siapa yang tidak kenal dengan buah yang berambut ini. Pohon rambutan adalah tanaman khas daerah tropis yang mempunyai keunikan pada buahnya. Ya, sesuai dari namanya, kulit dari buahnya ini memiliki rambut.

    Tumbuhan ini mampu tumbuh dengan ketinggian 12 hingga 25 meter. Batang bulat dan tidak teratur dengan warna kecoklatan serta tidak rata ini memiliki diameter 40 hingga 60 centimeter.

    Rambutan memiliki daun majemuk dengan 5 sampai 9 helai jumlahnya. Berbentuk oval atau bulat telur, daun dari rambutan ini memiliki ujung dan pangkal yang runcing. Kemudian, daunnya juga memiliki pertulangan menyirip, tangkai silindris dengan warna hijau dan kuning jika terkena hama atau penyakit.

  12. Mangga

    12 - pohon mangga
    Mangga memiliki akar tunggang dengan ukuran panjang yang mampu mencapai 6 meter ke bawah tanah. Tanaman ini memiliki batang berkayu dengan ketinggian yang mampu mencapai lebih dari 5 meter.

    Pohon mangga memiliki batang tegak serta cabang-cabang yang kuat. Diameter dari pohon ini mampu mencapai ukuran 10 meter. Batang dengan tekstur yang kasar dan tebal ini memiliki warna coklat keabuan hingga hampir berwarna hitam.

  13. Melinjo

    melinjo
    sumber gambar : steemit.com

    Pohon melinjo memiliki akar tunggang yang merayap kepermukaan dengan warna kecoklatan hingga abu-abu gelap. Akar dari pohon melinjo mampu menembus tanah dengan kedalaman 3 hingga 5 meter bahkan lebih.

    Bentuk Akar tersebut di atas sangat berguna bagi kehidupan pohon melinjo. Akar tersebut bermanfaat untuk menyokong pohon agar lebih kuat dan mampu menyerap unsur air dalam tanah lebih banyak.

    Batang pohon melinjo berbentuk bulan memanjang. Diameter dari pohon ini mampu mencapai hingga 20 centimeter bahkan lebih. Tumbuh tegak dengan panjang mencapai 20 meter, tanaman ini memiliki batang merata. Batang dari pohon ini juga memiliki percabangan monopodial yaitu batang cabang yang besar dan panjang.

  14. Kakao

    kakao
    sumber gambar : wikipedia.com

    Siapa yang belum pernah makan coklat? Makanan yang satu ini memang banyak digemari oleh masyarakat. Nah, coklat ini berasal dari hasil pengolahan tumbuhan kakao. Tanaman Kakao merupakan tanaman yang dibudidayakan untuk diolah sebagai bahan baku pembuatan makanan dan minuman coklat.

    Kakao merupakan tanaman tahunan (perennial) yang memiliki akar tunggang. Pohon ini mampu mencapai ketinggian hingga 10 meter. Namun, untuk keperluan industri coklat, tanaman ini dibuat tidak lebih dari 5 meter. Sehingga, kakao dibudidayakan dengan tajuk menyamping yang meluas. Hal ini bertujuan agar memperbanyak cabang produktif.

  15. Kelengkeng

    pohon lengkeng
    Tanaman berbuah ini termasuk tumbuhan tahunan yang berbatang keras. Pohon kelengkeng dapat tumbuh sangat tinggi dengan batang yang besar. Batangnya berbentuk bulat dengan sistem cabang simpodial (bercabang ke banyak arah dengan cabang yang mendatar dan rapat). Permukaan batang kelengkeng terasa kasar dengan warna coklat.

    Tanaman kelengkeng memiliki akar tunggang dengan akar samping. Akar yang dimilikinya cukup kuat dan panjang dengan jumlah yang banyak.

  16. Petai

    pohon petai
    sumber gambar : rumahtanaman.com

    Pohon Petai, buah dari pohon tersebut merupakan makanan yang sering dikonsumsi masyarakat dengan bau yang khas ketika setelah memakannya. Tanaman ini berasal dari suku polong-polongan. Tumbuhan ini termasuk kedalam tanaman tahunan tropika.

    Petai tersebar luas di Nusantara bagian barat. Pohon yang dapat tumbuh tinggi dan bercabang banyak ini memiliki buah yang khas. Bentuk buahnya seperti kancing yang terbungkus dalam kulit berlapis.

    Tinggi dari pohon petai dapat mencapai 20 meter. Daunnya mejemuk dan tersusun sejajar. Pohon ini memiliki bunga yang tumbuh di dekat ujung ranting. Selain itu, Petai juga memiliki buah yang besar, memanjang dan bertipe buah polong.

    Dari satu bongkol, terdapat belasan buah. Satu buah tersebut memiliki beberapa biji.  Perlu diketahui pula bahwa buah petai yang masak akan mengering dan melepaskan biji-bijinya.

  17. Dandelion

    Contoh akar tunggang
    Tanaman Dandelion termasuk kedalam bunga-bungaan. Meskipun bunga, tumbuhan ini memiliki akar tunggang yang kuat dan menjalar ke arah kanan serta kiri. Tanaman ini disebut juga sebagai tumbuhan jombang.

    Jombang merupakan herba pendek yang berbunga kuning dengan daun lebar mendatar dan tepinya berlekuk-lekuk. Tumbuhan ini tumbuh pesat dan liar di kawasan lereng gunung, lapangan ataupun pinggir jalan yang memiliki hawa sejuk.

  18. Mahoni

    Contoh akar tunggang
    sumber gambar : borobudurherbal.com

    Tanaman mahoni ini merupakan tumbuhan tahunan yang memiliki akar tunggang dengan batang yang tinggi. Diperkirakan tumbuhan ini mampu mencapai ketinggian antara 5 hingga 25 meter. Pohon ini memiliki batang yang bulat, percabangan yang banyak, berkayu dan bergetah.

    Daunnya menyirip genap, daunnya berbentuk bulat telur dengan ujung dan pangkal yang runcing. Ketika masih muda, pohon mahoni memiliki daun berawarna merah. Dan setelah tua, daunnya akan berubah warna menjadi hijau.

    Mahoni memiliki bunga majemuk yang tersusun dan keluar dari ketiak daun. Kemudian, mahoni juga memiliki buah dengan bentuk bulat, berlekuk lima dan berwarna coklat. Pada setiap buah terdapat biji yang berbentuk pipih dengan ujung yang agak tebal dan berawarna sedikit kehitaman.

  19. Kangkung

    Contoh akar tunggang
    sumber gambar : jurnalasia.com

    Tanaman ini merupakan tumbuhan yang hidup di daerah tropis dan sub tropis. Tumbuhan kangkung memiliki akar, batang, daun, bunga, buah dan biji. Kangkung memiliki akar tunggang dengan banyak akar samping. Akar tunggang dari kangkung tumbuh dari batang yang berongga dan berbuku-buku.

    Kangkung memiliki daun yang berbentuk daun tunggal dengan ujung yang runcing atau tumpul. Daun ini menyerupai bentuk jantung hati dengan warna hijau kelam atau hijau keputih-putihan. Terkadang, terdapat urat ungu di bagian tengahnya. Selain itu, kangkung juga memiliki bunga yang berbentuk seperti terompet dengan warna putih atau putih keunguan.

  20. Langsat

    Contoh akar tunggang
    sumber gambar : wikipedia.com

    Tanaman ini memiliki akar tunggang degnan sebagian dari akarnya menyebar hingga keluar atau keatas permukaan tanah. Batangnya berwarna coklat tua keputih-putihan. Hal ini dikarenakan tanaman ini memiliki pigmen putih pada batang yang disebabkan karena terjadinya proses penuaan pada kulit batang. Pada umumnya pigmen putih ini dapat lepas dengan sendirinya jika langsat mengalami pelapukan kulit.

    Cabang tanaman langsat dapat menjulang ke atas. Pada umumnya, terdapat 3 hingga 4 cabang dalam satu batang. Terdapat banyak dahan dan ranting yang ditumbuhi daun dalam setiap cabangnya. Dahan dan ranting yang menyebar ke segala arah membuat bagian atas tanaman tertutup.

  21. Waru

    Contoh akar tunggang
    sumber gambar : tetanduran.com

    Pohon yang satu ini tinggi dan besar. Daunnya berukuran besar yang berbentuk menyerupai hati. Tumbuhan ini dapat tumbuh dengan ketinggian mencapai 15 meter. Pohon ini juga memiliki garis tengah batang sepanjang 40 hingga 50 cm.

    Memiliki cabang dan berwarna kecoklatan, Waru juga memiliki daun tunggal bertangkai, serta berbentuk jantung dengan lingkaran besar atau bulat telur. Bentuk daunnya menjari dengan sebagian daun memiliki tulang daun utama. Pada daun tersebut terdapat kelenjar berbentuk celah dengan sisi bawah dan pangkal yang berambut abu-abu.

    Pohon waru juga memiliki bunga tunggal dengan tajuk antara 8 hingga 11 dengan panjang kelopak yang mencapai 2 hingga 3 cm beraturan.

  22. Pepaya

    Contoh akar tunggang
    Tanaman yang satu ini memiliki akar tunggang yang kuat. Saking kuatnya, tanaman ini bahkan mampu menembus lantai rumah sekalipun. Tanaman pepaya berasal dari Meksiko bagian selatan dan utara dari Amerika Selatan.

    Pohon ini pada umumnya tidak bercabang atau bercabang sedikit. Pepaya dapat tumbuh dengan tinggi berkisar 5 hingga 10 meter. Daun-daunnya berbentuk spiral dan menyirip lima dengan tangkai yang panjang dan berlubang di bagian tengahnya.


Itulah 22 contoh tanaman berakar tunggang. Semoga dapat membantu Anda dalam mempelajari ilmu terkait contoh akar tunggang. Semoga bermanfaat. Terima kasih telah berkunjung.

Leave a Comment